Meningkatkan Kinerja Pegawai melalui Komunikasi dan Budaya Organisasi: Peran Komitmen Afektif
Abstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh komunikasi dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai dengan komitmen afektif sebagai variabel mediasi pada Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Variabel penelitian terdiri atas dua variabel eksogen (komunikasi dan budaya organisasi), satu variabel intervening (komitmen afektif), dan satu variabel endogen (kinerja pegawai). Sampel penelitian berjumlah 34 pegawai yang diambil melalui metode sensus. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan bantuan SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai; (2) budaya organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai; (3) komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen afektif; (4) budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen afektif; (5) komitmen afektif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai; (6) komitmen afektif memediasi pengaruh komunikasi terhadap kinerja pegawai; dan (7) komitmen afektif memediasi pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai. Nilai R-Square komitmen afektif sebesar 62,4% dan kinerja pegawai sebesar 81,1%, menunjukkan kemampuan prediksi model yang kuat.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Aga Fitriadi Wijaya, Nugroho Mardi Wibowo, Indra Prasetyo (Penulis)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.